About Us
Sejarah
Floorball adalah olahraga tim dalam ruangan serbaguna yang dikembangkan pada tahun 1970-an di Swedia, dimainkan di arena dengan lima pemain lapangan ditambah seorang penjaga gawang di setiap tim. Floorball dimainkan dengan tongkat plastik dan bola ringan, serta dengan seorang penjaga gawang tanpa tongkat.
Olahraga floorball merupakan olahraga baru yang mulai masuk resmi di Indonesia pada tahun 2009 dan diresmikan oleh KONI Pusat pada tahun 2016.
Floorball sangat mirip dengan hoki, baik es maupun lapangan. Setiap tim memiliki lima pemain lapangan dan satu penjaga gawang. Stik yang digunakan mirip dengan stik hoki es, sementara bolanya berlubang-lubang dan terbuat dari plastik. Penjaga gawang tidak memakai stik dan diperbolehkan untuk menangkap serta melempar bola selama berada di area gawang.
Floorball dimainkan sebagai eksibisi dalam SEA Games 2013 di Myanmar dan menjadi olahraga yang memperebutkan medali dua tahun kemudian di Singapura.
Ukuran Lapangan
Bola lantai dimainkan di dalam ruangan pada gelanggang yang ukurannya secara resmi dapat memiliki lebar bervariasi dari 18–22 meter dan panjang dari 36–44 meter. Gelanggang dikelilingi oleh papan setinggi 50 cm dengan pojok-pojoknya melingkar. Gawang memiliki ukuran lebar 160 cm dan tinggi 115 cm. Kedalaman gawang 65 cm dan diletakkan 2,85 meter dari papan pengeliling gelanggang terdekat.
Pemain
Peralatan yang umum untuk pemain bola lantai terdiri dari celana pendek, kaus, kaus kaki dan sepatu olahraga dalam ruangan. Selain itu, pemain diperbolehkan menggunakan pelindung kaki, pelindung mata dan kostum pelindung untuk area-area vital. Semua pemain, kecuali penjaga gawang, membawa tongkat.
Tongkat
Tongkat bola lantai lebih pendek dibandingkan dengan tongkat hockey es; ukuran maksimumnya 105 cm. Karena tongkat tidak boleh lebih berat dari 350 gram, biasanya pabrikan bola lantai memproduksi tongkat yang terbuat dari bahan karbon dan komposit.
Gawang
Penjaga gawang mengenakan perlindungan yang sangat terbatas; celana berlapis bantalan, pelindung dada berlapis bantalan, dan helm. Penjaga gawang juga dapat mengenakan perlengkapan pelindung lainnya, tetapi bantalan yang tebal tidak diperbolehkan. Beberapa perlengkapan pelindung lainnya termasuk pelindung lutut, pelindung selangkangan, dan sarung tangan.
Bola
Pada permainan bola lantai, tujuannya adalah menempatkan bola ke dalam gawang dengan bantuan tongkat. Bola memiliki massa 23 gram dan diameternya 72 mm. Bola memiliki 26 lubang; yang masing-masingnya berdiameter 11 mm. Banyak bola-bola yang sekarang dibuat dengan teknologi aerodinamis, di mana bola memiliki lebih dari seribu lesung kecil untuk mengurangi gesekan dengan udara. Sudah beberapa kali bola dicatat sedang melaju dengan kelajuan sekitar 205 km/jam
